Jumat, 20 April 2012

Kematian Para Rock Star Dunia

Rock telah meninggalkan sederet catatan tentang kematian-kematian musisinya dalam usia muda .bahkan,sejumlah pihak menyebutnya dengan istilah “club 27”,atau kumpulan rocker yang tewas dalam usia 27 tahun.mungkin benar lirik berbau kematian dalam lagu “goodbye cruel world”nya pink floyd ini:”goodbye cruel world /i’m leaving you today/goodbye all you people/theres nothing you can say to make me change my mind/goodbye.”

lagu yang ada dalam album the wall(1979)itu agaknya cocok untuk menggambarkan kondisi sejumlah rocker yang mati muda .kematian akibat ketidaknyamanan hidup ditengah-tengah lamuran harta dan popularitas .dan pink floyd mengingatkannya pada semua orang.

Narkoba,alkohol dan seks bebas ,memang seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup musisi rock.mereka yang mengagungkan semboyan sex,drugs,and rock n’roll itu akhirnya justru meregang nyawa disaat usia mereka belum lagi menginjak 30 tahun.ingat saja kematian jim morrison,vokalis the doors,yang mati diusia 27.begitu pula jimi hendrix.bahkan,sid vicious,basis legenda punk sex pistol,tewas karena overdosis narkotika ketika usianya baru 21 tahun.dia depresi karena didakwa membunuh nancy spungen,pacarnya.

The world almanac and book of fact(1997)menyebutkan adanya 42 legenda rock di AS dan Inggris yang mati sia-sia.kebanykan akibat serangan jantung .kuat dugaan,hal itu berhubungan dengan kebiasaan memakai narkotika atau menegak alkohol berlebihan.elvis presley,misalnya,berpulang diusia 42.gitaris dan vokalis jenius rory gallagher tutup usia di usia 47.keduanya pergi ke alam baka karena narkotika.

Diluar sebab itu ,ada 36 rocker yang mati bunuh diri dan 57 lainnyakarena sebab lain termasuk kecelakaan.selain itu,18 musisi rock pada era 1970-an tewas dibunuh.yang paling fenomenal tentu saja john lennon.pemimpin the beatles itu di tembak mati di depan apartemennya oleh mark david chapman pada 1980.

Tak kalah mengejutkan adalah hasil penelitian john moores ,liverpool university,inggris.riset yang dilansir jurnal epidemial community heal itu mengungkapkan ,musisi rock cenderung mati lebih cepat di bandingkan musisi dari genre musik lainnya.penelitian panjang yang dilakukan pada rentang waktu 1956-2005 itu memaparkan ,terjadi 100 kematian di antara 1064 musisi rock.riset itu mengupas kematian para musisi dunia dari era Elvis Presley hingga Limp Bizkit.riset dilakukan atas para musisi inggris dan amerika utara.lebih dari 25 persen kematian tersebut terkait erat dengan penyalahgunaan narkotika dan minuman berkadar alkohol tinggi.

Riset itu juga memaparkan,pada lima tahun pertama setelah mencapai ketenaran,kematian musisi rock lebih tinggi ketimbang angka normal.diantaranya terjadi pada jimi hendrix,Bon Scott(AC/DC),dan Sid Vicious,ironisnya rocker dari amerika utara punya kemungkinan dua kali lebih besar mati muda ,terutama akibat serangan jantung dan stroke.termasuk didalamnya adalah jerry garcia(grateful dead),carl wilson(the beach boy),dan johny ramone(ramones).itu konon ,karena rocker amerika utara masih ingin menunjukkan kharisma besarnya dengan menggelar tur reuni.akibatnya ,mereka kembali menjalani gaya hidup rock n’roll yang lekat dengan narkotika dan alkohol selama bertahun-tahun.

0 komentar:

Poskan Komentar